(0254) 781-048-1 piwkukotacilegon@gmail.com

PROFILE PIWKU

Sebagai  lembaga rintisan Dinas Perindustrian, Perdagangan & Koperasi Kota Cilegon terbaru di triwulan akhir tahun 2015, diharapkan PIWKU Kota Cilegon dapat memberikan solusi dari pengentasan masalah pengembangan UMKM yang ada di Kota Cilegon, baik dari sisi program pemerintah daerah, industri, perguruan tinggi maupun para pelaku usaha itu sendiri.

Tak kalah pentingnya dengan pemaparan program dan seleksi binaan (tenant) yang dilakukan PIWKU Kota Cilegon, Kami  ingin memperkenalkan   profil para TIM AHLI dan Pengurus yang tergabung dalam PIWKU karena merupakan perpaduan Triple Helix Theory yang terdiri dari unsur Dunia Industri, Universitas dan Pemerintah Daerah. Keterlibatan 3 (tiga) unsur inilah yang menjadi salah satu kekuatan PIWKU.

SEKAPUR SIRIH

PIWKU  sebagai  intermediasi sekaligus melakukan penguatan terhadap tenant/ calon wirausaha baru dan produk/ jasa inovatif yang akan dikembangkan melalui pelayanan penyediaan pusat pengembangan usaha, akses permodalan, pelatihan, pendampingan, dan bimbingan kewirausahaan, dengan demikian prpgram-program pengembangan ukm dapat dilakukan secara sinergis dan berkesinambungan.

Dan jika selama ini lembaga inkubator lebih banyak ditemukan di perguruan tinggi, laboratorium, penelitian, sekolah medis, kelompok kreatif dan korporasi besar dimana berbagai bakat intelektual diikat dengan tujuan mengkomersialisasikan teknologi baru, transfer teknologi ke pasar, atau mempercepat proses inovasi ke implementasi, maka dengan bangga kami sampaikan bahwa PIWKU Kota Cilegon adalah yang lembaga inkubator binaan pemerintah daerah pertama  di Indonesia. Sebagai perintis tentu bukan hal yang mudah, namun Kami berharap PIWKU dapat mempercepat pertumbuhan produk-produk  UKM untuk menjadi kebanggaan Kota Cilegon.

Kepala Dinas Koperasi & UMKM Kota Cilegon

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sesuai dengan Visi Pemerintah Kota Cilegon untuk “Menumbuhkembangkan Dunia Usaha Yang Tangguh Dan Berdaya Saing Sebagai Penggerak Ekonomi Melalui Pemanfaatan Potensi Demi Terwujudnya Kota Cilegon Mandiri,”  saat ini telah terbentuk Pusat Inkubator dan Klinik Wirausaha (PIWKU) Kota Cilegon

Sebagaimana program yang telah kami laksanakan sebelumnya dalam  beberapa kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang terdiri dari para pakar ekonomi, dunia industri dan pelaku usaha, kami  percaya bahwa Inkubator merupakan salah satu wahana yang efektif dalam menumbuhkembangkan wirausaha di Kota Cilegon.

Dalam penyelenggaraan kegiatannya ke depan,  kami ingin menjadikan PIWKU  sebagai  intermediasi sekaligus melakukan penguatan terhadap tenant/ calon wirausaha baru dan produk/ jasa inovatif yang akan dikembangkan melalui pelayanan penyediaan tempat sebagai sarana pengembangan usaha, akses permodalan, pelatihan, pendampingan, dan bimbingan kewirausahaan, dengan demikian program-program pengembangan ukm dapat dilakukan secara sinergis dan berkesinambungan.

Dan jika selama ini lembaga inkubator lebih banyak ditemukan di perguruan tinggi, laboratorium, penelitian, sekolah medis, kelompok kreatif dan korporasi besar dimana berbagai bakat intelektual diikat dengan tujuan mengkomersialisasikan teknologi baru, transfer teknologi ke pasar, atau mempercepat proses inovasi ke implementasi, maka dengan bangga kami sampaikan bahwa PIWKU Kota Cilegon adalah yang lembaga inkubator binaan pemerintah daerah pertama  di Indonesia. Sebagai perintis tentu bukan hal yang mudah, namun Kami berharap PIWKU dapat mempercepat pertumbuhan produk-produk  UKM untuk menjadi kebanggaan Kota Cilegon.

Demikian harapan kami. Meskipun masih dalam proses perintisan dan pengembangan, kami yakin di bawah naungan Pemerintah Kota Cilegon dan Dinas Koperasi & UMKM Kota Cilegon, para pengurus yang merupakan gabungan dari para akademisi, dunia industri dan pengiat ukm ini dapat memberikan angin segar dan gebrakan bagi kemajuan para pelaku UKM di Cilegon. Terima kasih.

Tatang Muftadi, SE
Dinas Koperasi & UMKM Kota Cilegon

Dekan Fakultas Ekonomi  Universitas Tirtayasa Banten

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sebuah langkah yang tepat saat Pemerintah Kota Cilegon akan melakukan sinergisitas program pembinaan UKM melalui pembentukan PIWKU untuk menumbuhkembangkan pengusaha kecil melalui program inkubator bisnis, memperbaiki UKM yang tersendat dengan mengadakan jasa layanan konsultasi serta pengembangan pasar yang lebih luas.

Dalam acuan kerangka analisa dan implementasi PIWKU yang kami susun dalam rangkaian kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Disperindagkop Kota Cilegon dan para pelaku usaha di Kota Cilegon, PIWKU pada hakekatnya merupakan model inovatif yang menempatkan pengusaha atau calon pengusaha yang terseleksi untuk di bina oleh para ahli di dalam PIWKU.

Hal ini sangat dimungkinkan untuk dilakukan karena  PIWKU adalah lembaga yang dipersiapkan untuk mengembangkan calon pengusaha menjadi pengusaha yang mandiri melalui serangkaian pembinaan terpadu.  Di PIWKU nantinya akan ada para tenant sebagai peserta yaitu pengusaha kecil atau calon pengusaha yang dibina melalui inkubator. Untuk itu model inkubator, klinik dan pemasaran harus tersusun secara terintegrasi, di mana bentuk pembinaan dengan pendekatan inkubator nantinya akan dilakukan secara inward looking dan outward looking.

Seluruh aspek yang berkaitan dengan pembinaan dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan usaha kecil dan menengah (UMKM).  Nantinya PIWKU akan  melatih penanganan teknis operasional untuk menangani perkembangan UMKM di masa mendatang, sehingga perlu diarahkan kepada antisipasi perkembangan usaha di masa depan.

Sebagai salah satu perintis keberadaan PIWKU , saya berharap PIWKU dapat melatih gerakan UMKM untuk bersedia bekerjasama dalam satu sistem untuk meningkatkan economies of scope dan economies of scale dalam kerja sama antar UMKM tersebut. Jika ini dapat dijalin maka saya yakin akan terbentuk sinergi dan efisiensi yang lebih besar sehingga dapat dipergunakan sebagai ujung tombak strategi untuk berhubungan dengan pelaku ekonomi lain, baik lokal maupun global untuk kepentingan UMKM dan masyarakat.  Semoga dalam waktu bersamaan dengan  makin kuatnya kelembagaan PIWKU maka akan meningkat jumlah pengusaha dan calon pengusaha yang mampu tumbuh dan berkembang menjawab tantangan ekonomi yang ada.  Aamiin.

Wassalamualaikum, Wr.Wb

 

DR. Fauzi  Sanusi, MM
Dekan Fakultas Ekonomi  Universitas Tirtayasa Banten

Direktur PIWKU Kota Cilegon

Assalamualaikum, Wr.Wb.

Sebuah kebanggaan saat kami yang tergabung dalam FGD Inkubator Wirausaha  diberi mandat untuk membentuk sebuah tim yang terdiri dari para ahli profesional dari perguruan tinggi, dunia industri dan pelaku usaha untuk menjalankan sebuah lembaga baru dengan tugas utama melakukan terobosan pola pembinaan ukm dan sinergisitas program yang tidak hanya lintas sektoral dalam struktur pemerintahan di Kota Cilegon, namun juga sinergisitas  di dunia industri dan perguruan tinggi yang ada di di wilayah Cilegon.  Kebanggaan yang kemudian menjadi sebuah komitmen dan tantangan besar bagi kami untuk menjalankan amanah yang ada.

Operasionalisasi lembaga yang dijalankan mulai pertengahan Bulan Oktober 2015 kami awali dengan  studi banding pelaksanaan inkubator wirausaha di SBM ITB, PIBI Ikopin dan Kadin Kota Bandung. Dari wawancara dan pendalaman materi yang kami lakukan, kami sangat mengapresiasi kesigapan Pemerintah Daerah Kota Cilegon melalui Disperindagkop yang telah mengagas program inkubator yang dipadukan dengan program klinik UKM dan Pemasaran, sebab ternyata beberapa keunggulan program yang ada di beberapa lokasi tersebut telah termaktub dalam program PIWKU Kota Cilegon.

Beberapa rangkaian kegiatan telah kami laksanakan sebagai persiapan awal pelaksanaan program. Beberapa di antaranya menyusun program program kerja dan SOP seleksi tenant, melakukan site plant ke beberapa calon tenant, audiensi, mengikutsertakan produk UKM dalam event international Hongkong Trade Center di JCC Jakarta, serta mengikuti Pameran Hari Koperasi Tingkat Kota Cilegon untuk mulai mengenalkan PIWKU Kota Cilegon kepada masyarakat.

Adapun untuk pendataan awal, kami bekerja sama dengan Disperindagkop, Bappeda dan UPT PEM Kota Cilegon. Dengan mengabungkan data jumlah UKM di Kota Cilegon yang mencapai 4.367 pelaku usaha, para penerima bantuan modal dari program 1 Milyar 1 Kecamatan UPT PEM,  dan Hasil Kajian Penetapan Produk OVOP Kota Cilegon, kami akan segera menyusun grand design untuk program  pengembangan UKM di tingkat Kota secara terpadu dengan stakeholder dan  menyusun action plan sesuai program kerja yang ada dijalankan PIWKU Kota Cilegon untuk mendorong  wirausaha menghasilkan produk-produk UKM berbasis teknologi kreatif dan inovatif (technopreneurship).

Kami berharap kolaborasi program pelatihan teknis, pendampingan dari Tim PIWKU yang berfungsi sebagai ‘bank’ desain dan konsultan, serta perluasan akses pasar dapat membantu menumbuhkembangkan  wirausaha  menjadi UKM yang tangguh dan mandiri sebagai pengerak ekonomi daerah.  Semoga PIWKU Kota Cilegon mampu menjalankan amanah ini. Aamiin.

Wassalamualaikum, Wr. Wb.

Laura Irawati, S.Sos 
Direktur PIWKU Kota Cilegon

Visi Misi

VISI

Menjadi Lembaga Inkubator Wirausaha, Klinik dan Pemasaran yang inovatif, profesional dan menjadi pelopor dalam pengembangan kewirausahaan bagi pelaku usaha di bidang perkoperasian, usaha mikro, kecil, dan menengah.

 

MISI

  • Mitra bagi pengembang penelitian, gagasan, alih teknologi, solusi persoalan SDM dalam jaringan kewirausahaan & UKM di Kota Cilegon melalui melalui program  konsultasi & pendampingan.
  • Membangun jaringan kewirausahaan, permodalan dan pemasaran Produk UKM Kota Cilegon
  • Meningkatkan kuantitas dan kualitas organisasi dan SDM pelaku usaha di bidang perkoperasian, usaha mikro, kecil dan menengah untuk menjadi kekuatan ekonomi Kota Cilegon yang kokoh.
  • Mengembangkan usaha di bidang perkoperasian, usaha mikro, kecil dan menengah untuk menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan mitra binaan (tenant)  dan masyarakat.
  • Menjalin kemitraan dengan instansi, perusahaan dan lembaga-lembaga yang memiliki kepedulian terhadap  pengembangan UKM.

Dasar Hukum Pembentukan

  1. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor : 27 Tahun 2013 Tentang Pengembangan Inkukubator Wirausaha
  2. Peraturan Menteri Koperasi & UKM Repubilk Indonesia Nomor : 11/Per/M.Kum/XII  Tentang Norma Standar, Prosedur dan Kriteria Penyelenggaraan Inkubator Wirausaha.
  3. Surat Edaran Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor : 60/Dep.6/XI/2014 Tanggal 24 Juni 2014 Perihal Konsultan Pendamping KUMKM
  4. Surat Keputusan Walikota Cilegon Nomor : 510.05/Kep.383-Disperindagkop/2015 Tertanggal 01 Juni 2015

STRUKTUR ORGANISASI